Manajemen Utang

May 1, 2011 at 3:03 pm Leave a comment

Dengan tetap mempertahankan stabilitas ekonomi makro, kebijakan fiskal melalui APBN telah diarahkan oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.  Salah satu upaya yang ditempuh untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menetapkan “kebijakan defisit”Kebijakan ini berguna untuk memacu government spending yang menjadi salah satu komponen pendorong pertumbuhan ekonomi.

Untuk membiayai “defisit”, pemerintah mengandalkan berbagai pembiayaan.  Sumber pembiayaan dapat dikategorikan dalam 2 (dua) kelompok yakni utang dan nonutang.

.

Utang

Jenis instrumen utang negara dapat dikelompokkan melalui berbagai kategori, seperti  :  utang rupiah VS utang valas, utang jangka pendek VS utang jangka panjang, utang dalam bentuk pinjaman (loan) VS utang dalam bentuk sekuritas, dan lain-lain.  Namun tulisan ini hanya akan membagi utang dalam 2 (dua) jenis yakni : loan VS security.

Loan adalah bentuk pembiayaan yang diperoleh pemerintah dari pihak luar negeri yang diikat oleh suatu perjanjian pinjaman, baik dalam nilai valas dan/atau rupiah maupun dalam bentuk barang dan/atau jasa yang harus dibayar kembali dengan persyaratan tertentu pada waktu yang telah ditentukan.

Sekuritas atau surat berharga merupakan suatu instrumen keuangan yang memiliki nilai finansial.  Di pasar keuangan, yang termasuk dalam sekuritas antara lain adalah saham, obligasi, serta instrumen derivatif.  Sementara untuk utang negara, sekuritas disebut dengan Surat Berharga Negara (SBN) yang meliputi Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

SUN adalah surat berharga berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valas yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.  Sesuai pasal 2 UU Nomor 24/2002 terdapat 2 (dua) bentuk SUN yakni  :

a.  warkat yang diperdagangkan atau tidak,

b.  tanpa warkat (scripless) yang diperdagangkan atau tidak.

Menurut pasal 3 UU Nomor 24/2002, terdapat 2 (dua) jenis SUN yakni  :

a.  Surat Perbendaharaan Negara (treasury bills), tenor sampai dengan 12 bulan dengan pembayaran bunga secara diskonto (discounted paper),

b.  Obligasi Negara (treasury bonds), tenor di atas 12 bulan dengan kupon atau dnegan pembayaran bunga secara diskonto (zero coupon bonds).

SBSN atau dapat disebut sukuk negara adalah surat berharga yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap aset SBSN, baik dalam mata uang rupiah maupun valas.  Sampai dengan September 2007, Pemerintah belum pernah menerbitkan SBSN.

Nonutang, sumber pembiayaan dapat diperoleh melalui beberapa sumber seperti  :

1.  Saldo Anggaran Lebih (SAL)

2.  Privatisasi BUMN

3.  Penjualan Aset Program Restrukturisasi Perbankan.

.

Seiring dengan berjalannya waktu, sumber pembiayaan nonutang menjadi semakin terbatas sehingga diperkirakan tidak akan menjadi sumber pembiayaan defisit yang dominan di masa mendatang.  Sumber pembiayaan defisit pada masa-masa mendatang akan didominasi oleh utang.  Pada tahun 2007, defisit APBN ditetapkan sebesar Rp 58,3 Triliun dengan sumber pembiayaan defisit direncanakan dari 2 (dua) sumber yakni  :  utang Rp 46 Triliun dan nonutang Rp 12,3 Triliun.  Sementara itu saldo utang negara sendiri sudah sedemikian besar.  Posisi utang per Desember 2006 mencapai kurang lebih Rp 1.032 Triliun.

.

Tujuan Pengelolaan Utang Negara

Dengan mencermati sumber pembiayaan utang yang semakin dominan dan semakin besarnya saldo utang negara, maka pemerintah merasa perlu untuk mengelola utang dengan baik.  Secara umum tujuan pengelolaan utang negara dalam jangka panjang adalah meminimalkan biaya utang pada tingkat risiko yang terkendali.  Secara terinci, tujuan pengelolaan utang adalah  :

1.  menjamin terpenuhinya financing gap dan ketahanan fiskal yang berkesinambungan (fiscal sustainability) yang sesuai dengan kondisi ekonomi makro serta biaya terendah,

2.  meningkatkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang terutama untuk meminimalkan risiko, baik risiko pasar maupun risiko refinancing,

3.  mengembangkan upaya-upaya agar pinjaman yang sudah direncanakan dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan perkiraan biaya.

Tercapainya tujuan tersebut akan secara langsung mendukung pelaksanaan kebijakan untuk meningkatkan ketahanan fiskal yang berkesinambungan serta kemampuan fiskal untuk memenuhi kewajiban utang yang jatuh tempo (debt sustainability).  Ruang lingkup manajemen/pengelolaan utang meliputi pengadaan, pemeliharaan, dan pelunasan utang negara yang langsung membebani APBN, yang saat ini berupa loan LN dan SUN, yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan.

.

Kebijakan Pengelolaan Utang Negara

Kebijakan umum pengelolaan utang negara dituangkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan.  Peraturan yang memberikan payung hukum atas pengelolaan utang negara antara lain adalah  :

1.  Undang-undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Surat Utang Negara
2.  Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
3.  Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri dan Tata Cara Penerusan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri
4.  Keputusan Menteri Keuangan Nomor 447/KMK.06/2005 tentang Strategi Pengelolaan Utang Pemerintah Tahun 2005-2009
5.  Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143/PMK.05/2006 tentang Tata Cara Penarikan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri.  (blog.kampuskeuangan)

Entry filed under: public finance management. Tags: , , , , , , , , .

Nature of Strategy Analysis and Choice Road to Aceh : Simposium Nasional Akuntansi (SNA) XIV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


The Shining Moon

Categories

Quotes of The Day

Visitors

  • 124,489 People

%d bloggers like this: