Sistem Akuntansi Utang Pemerintah

May 13, 2011 at 3:12 pm Leave a comment

Salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip tepat waktu, transparan, dan akurat berdasarkan ketentuan yang berlaku.  Dengan semakin kompleksnya permasalahan utang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang c.q. Direktorat Evaluasi, Akuntansi, dan Setelmen pun memiliki kewajiban untuk melaksanakan pertanggungjawaban pengelolaan utang berdasarkan Sistem Akuntansi Utang Pemerintah (SAUP).  SAUP mengacu pada PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang SAP yang melingkupi pengelolaan 2 (dua) jenis utang yakni loan dan securities.


Definisi Utang
Utang merupakan kewajiban yang timbul dari peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah (loan dan securities).

.

Klasifikasi Utang
Utang berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 2005 diklasifikasikan menjadi 2 (dua), yakni  :

1.  Utang Jangka Pendek
Utang yang harus dibayar kembali atau jatuh tempo dalam satu periode akuntansi.

a.  Utang yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan,
b.  Bagian lancar utang jangka panjang (jumlah bagian utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dan harus dibayarkan dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan),
c.  Utang biaya kewajiban (bunga utang dan biaya utang lainnya yang telah terjadi dan akan dibayar setelah tanggal pelaporan – accrued interest, accrued fees)

2.  Utang Jangka Panjang
Utang yang harus dibayar kembali atau jatuh tempo lebih dari satu periode akuntansi.  Suatu utang yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan berikutnya tetap diklasifikasikan sebagai utang jangka panjang bila  :

a.  Jangka waktu aslinya adalah untuk periode lebih dari 12 bulan,
b.  entitas bermaksud untuk refinance atas dasar jangka panjang,
c.  maksud tersebut didukung dengan adanya suatu perjanjian refinancing atau rescheduling atas pembayaran yang diselesaikan sebelum laporan keuangan disetujui.

.

Basis Akuntansi Utang

Basis akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan pemerintah adalah cash towards accrual.  Basis kas untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam LRA sedangkan basis akrual untuk pengakuan aset, kewajiban, dan ekuitas dalam neraca.

.

Pengakuan Utang

Utang diakui pada saat kas (setara kas) diterima pemerintah dan/atau pada saat utang timbul.  Utang dapat timbul pada saat  :

a.  exchange transactions,
b.  nonexchange transactions (sesuai hukum dan kebijakan yang berlaku),
c.  government-related events,
d.  government-acknowledge events.

.

Pengukuran Utang

Utang dicatat sebesai nilai nominal.  Nilai nominal mencerminkan nilai utang pemerintah pada saat pertama kali transaksi berlangsung seperti nilai yang tertera pada lembar surat utang pemerintah.  Utang dalam valas dijabarkan dinyatakan dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah BI pada tanggal neraca dan aliran ekonomi setelahnya diperhitungkan dengan menyesuaikan nilai tercatat utang tersebut (transaksi pembayaran, perubahan valas, perubahan nilai pasar).

a.  Accrued Interest
Dicatat sebesar biaya bunga yang telah terjadi dan belum dibayar (diakui pada setiap akhir periode pelaporan sebagai bagian dari utang yang berkaitan).

b.  Bagian Lancar Utang Jangka Panjang
Nilai yang dicantumkan dalan laporankeuangan adalah jumlah yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

c.  Amortisasi Diskontto atau Premium
Amortisasi adalah alokasi sistematis dari premium atau diskonto selama umur utang pemerintah.

d.  Perubahan Valas
Utang pemerintah dalam valas dicatat dengan menggunakan kurs tengah bank sentral pada saat terjadinya transaksi.  Pada setiap tanggal neraca, pos utang ini dilaporkan menggunakan kurs tengah bank sentral pada tanggal neraca.

.

Penyajian dan Pengungkapan Utang
Utang disajikan dalam neraca sebesai carrying amount, yakni nilai buku utang yang dihitung dari nilai nominal setelah dikurangi atau ditambah diskonto atau premium yang belum diamortisasi.  hal-hal yang perlu diungkapkan dalam penjelasan pos-pos neraca yaitu rincian dari masing-masing utang (jenis, jatuh tempo, tingkat bunga, amortisasi diskonto/premium, selisih kurs tanggal transaksi dan neraca).

.

Penghapusan Utang
Pembatalan secara sukarela tagihan oleh kreditur kepada debitur, baik sebagian maupun seluruhnya jumlah utang debitur dalam bentuk perjanjian formal diantara keduanya (diungkap dalam CaLK).

.

Penyelesaian Kewajiban Sebelum jatuh Tempo

Keinginan debitur untuk mempercepat pembayaran cicilan pokok utang atau adanya fitur untuk ditarik oleh penerbit (call feature) dari sekuritas sesuai dengan persyaratan untuk percepatan penyelesaian kewajiban tersebut (diungkap dalam CaLK).

.

Tunggakan

Jumlah tagihan yang telah jatuh tempo namun pemerintah tidak mampu untuk membayar jumlah pokok dan/atau bunganya sesuai jadwal.  Jumlah tunggalan harus disajikan dalan aging schedule kreditur pada CaLK).

.

Restrukturisasi Utang

Dampak dari modifikasi persyaratan utang harus dicatat oleh debitur secara prospektif sejak saat restrukturisasi dilaksanakan dan tidak boleh mengubah nilai tercatat utang pada saat restrukturisasi kecuali jika nilai tercatat tersebut melebihi jumlah pembayaran kas masa depan yang ditetapkan dengan persyaratan baru.

.

Dokumen Sumber PLN dan SBN

Yakni Perjanjian Pinjaman dan Memo Penyesuaian.  (blog.kampuskeuangan)


Entry filed under: public finance management. Tags: , , , , , , , .

Business Consolidation Perencanaan Audit Kinerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


The Shining Moon

Categories

Quotes of The Day

Visitors

  • 124,489 People

%d bloggers like this: